MENU

LAGI, MA MODEL GELAR UJI KOMPETENSI MAHARATUL KALAM

LAGI, MA MODEL GELAR UJI KOMPETENSI MAHARATUL KALAM

GENGGONG Setelah kemarin uji kompetensi tahap I speaking sukses di adakan, kini uji kompetensi tahap II maharatul kalam di gelar bagi para siswa Ma Model Zainul Hasan Genggong, Senin (12/11/11) pagi.

Uji kompetensi tahap II ini dikhususkan bagi kelas XI saja, sesuai program yang telah direncakan oleh madrasah, sebanyak 82 siswa yang terdiri dari kelas XI IPA A, XI IPA B, XI IPS uji kalam ini sukses diadakan.

Ketua panitian ujian kompetensi Agus Supriyanto, M.P.d.I mengutarakan bahwa “Hasil uji kompetensi ini dari setiap peserta didik akan menjadi indikator dan bahan evaluasi atas ketercapaian standar kompetensi sekolah MA Model Zainul Hasan Genggong, sedangkan bagi pemangku kepentingan, hasil uji kompetensi ini nantinya akan dijadikan sebagai informasi atas kompetensi yang dimiliki setiap siswa,” ujarnya.

Ahmad Muzammil, M.Pd.I selaku kepala Madrasah MA Model menjelaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan program pengembangan bahasa yang bertujuan untuk memberi ruang lingkup lebih luas kepada para siswa untuk menggapai cita-cita dan menggalih segala ilmunya Karena “ketika kita dapat menguasai salah satu saja dari bahasa internasional maka setiap negara dari seluruh dunia akan membukakan pintunya untuk orang tersebut,"tuturnya.

Muzammil menambahkan, bahasa adalah media untuk berhubungan bagi setiap orang, dengan bahasa seseorang dapat menyampaikan apa yang dia inginkan. Oleh karena itu, melalui program ini MA Model Zainul Hasan Genggong berharap para siswanya dapat mengarungi dunia untuk selalu berkarya dan menggapai segala impianya,"paparnya.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada bagian bahasa yang telah bersedia mengadakan uji kompetensi ini karna sejujurnya ujian ini dapat memberikan motivasi agar kami dapat lebih giat lagi mempelajari bahasa Arab dan Inggris. Semoga dengan uji kompetensi seperti ini dapat menjadikan para siswa untuk lebih mudah memahami dan mengerti akan pelajaran yang telah diberikan. Kami pun merasa tertantang agar bisa menghasilkan yang terbaik” kata Hendra siswa kelas XI IPA B usai mengikuti uji kompetensi tersebut.

Bahruddin Zaini,M.Pd.I selaku kesiswaan MA Model mengutarakan bahwa para siswa harus mampu menggunakan bahasa arab dan bahasa inggris. Hal tersebut dipandang penting karena seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih siswa harus mampu bersaing dengan dunia luar sebagai santri yang mempengaruhi zaman dengan ilmu dan kemurnian akhlaq bukan sebaliknya, yakni zaman yang mempengaruhi santri,"Pungkasnya.

KOMENTAR