MENU

Berprestasi di Madrasah, Berkesempatan Naik Kapal Pesiar.

Berprestasi di Madrasah, Berkesempatan Naik Kapal Pesiar.

Sumringah: keempat santri MA Model Zainul Hasan Genggong sedang mengikuti program santri bahari

 

Surabaya - Empat santri MA MODEL Zainul Hasan Genggong bergabung dengan santri Pondok Pesantren se Jawa Timur di Surabaya, Jumat (17/11/2017), mereka berkumpul dalam rangka kegiatan Seratus Santri Bahari 2017.

Pertama Santri MA Model yang termasuk santri beruntung itu bernama M. Irsyad Arifin kelas XII IPA B yang di tunjuk langsung oleh Al-Mukarrom KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah karena beliau senang dengan bacaan kitabnya. Kedua Adam Wildan S. Kelas XII IPS B Santri  MA Model Takhassus terbaik Pondok Putra Hafshawaty Zainul Hasan genggong.

Ketiga Muhammad Syaiful Bahri kelas XII IPA B yang berhasil menjuarai beberapa event MSQ tingkat Jatim dan keempat Afifullah Al Asyari yang berhasil menjadi juara da'i se Jatim.

Keempat santri MA MODEL ini mengaku senang karna mereka juga bisa mengunjungi markas DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jl Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Minggu 19 November 2017.

Kedatangan mereka secara langsung disambut oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanudin Wahid.

“Program ini bagus sekali, memberikan wawasan pada para santri dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, selain itu santri juga tahu bahwa Indonesia luas, terdiri dari lautan dan daratan yang begitu luas,” kata Moh Irsyad kepada para guru

Sebelumnya, para santri ini mengarungi lautan dari Tanjung Perak Surabaya menuju Tanjung Priok Jakarta. Setibanya di Jakarta, mereka langsung menuju Kemenpora dan mengikuti sejumlah kegiatan.

Mereka adalah perwakilan pesantren di setiap kabupaten /kota di JawaTimur. Masing-masing mengirimkan beberapa santri termasuk pendamping santri. Diharapkan rasa cinta pada bumi pertiwi terus bertambah dan kelak dapat mengabdikan diri untuk kemajuan bangsa.

“Saya harap dengan program ini santri tidak hanya mengetahui dan mempelajari ilmu agama atau kitab kuning saja, tapi mereka juga mengetahui dan memahami ragam ilmu di luar pesantren,” harap irsyad

Di tengah kian merebaknya ancaman radikalisme di kalangan generasi muda, program Santri Bahari dapat menjadi solusi. Menurut Irsyad, para santri dapat menjadi agen di lingkungannya untuk menghalau arus radikalisme.

“Program ini juga bagian dari penghargaan terhadap keberadaan dan kontribusi santri pada NKRI dan juga akan menjadikan pengalaman yang tak terlupakan,” pungkas irsyad.

 

#Penulis: Ustad Rofiq

#Editor: Tim Web Madrasah

KOMENTAR