MENU

Menjaga Kesehatan Mata Peserta Didik dan Pendidik, MA Model Datangkan Tim Dokter Spesialis Mata.

Menjaga Kesehatan Mata Peserta Didik dan Pendidik, MA Model Datangkan Tim Dokter Spesialis Mata.

Antusias: santri MA Model sedang antre untuk pemeriksaan mata.

 

Hafshawaty-Untuk menjaga stabilitas indera penglihatan santri dan dewan guru MA Model Zainul Hasan Genggong, rabu (22/11/2017) menyelenggarakan pemeriksaan mata gratis kerjasama dengan Lembaga Kesehatan Mayada Optical Sidoarjo.

Pemeriksaan mata gratis ini melibatkan empat  petugas kesehatan mata Lembaga Kesehatan Mata Mayada Optical, yang beralamat resmi di jalan raya Sidodadi, Candi Sidoarjo.

Tim dokter yang terjun ke madrasah di terima langsung oleh waka Humas dan Sarana prasarana ustad Taufiq Hidatyatullah, SH. Setelah menerima dan mempersilahkan masuk, tim dokter langsung menyeleksi guru dan siswa-siswi yang mengalami kelainan mata. Dari pemeriksaan mata tersebut nantinya akan ditindaklanjuti, apakah perlu diberikan kaca mata ataukah rujukan untuk periksa lanjut di Rumah Sakit terdekat.

Dalam sambutannya, ustad merasa bangga karena lembaganya dipilih menjadi salah satu dari beberapa lembaga yang di ajak kerjasama oleh lembaga tersebut.

"Terimakasih kami sampaikan untuk Tim Kesehatan Mata dari Mayada Optical Sidoarjo, karena telah memilih lembaga kami sebagai mitra kerja" sambutnya.

Sementara, salah satu petugas tersebut mengaku senang atas sambutan yang diberikan oleh lembaga MA Model Zainul Hasan Genggong. Dia berharap kerjasama ini menghasilkan sesuatu yang baik. 

“Kalau ada kelainan lebih jauh ya akan dirujuk ke RS terdekat,”katanya.

Kegiatan ini juga mendapat respon yang baik dari dewan guru, salah satunya ustadzah Nia Fatmawati,S.Pd. “Antusias para siswa dan guru mengikuti kegiatan ini cukup tinggi,”paparnya.

Di era serba digital ini, lanjutnya, keberadaan gadget tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. "Yang tidak kita sadari paparan radiasi dari gadget bisa menimbulkan kelainan refraksi pada penglihatan mata" imbuhnya. Beberapa fakta disampaikan oleh ustadzah Nia dengan mengungkapkan beberapa bahan renungan kita untuk mulai mengurangi penggunaan gadget pada anak.

Faktanya 40% anak di usia 2-4 tahun seudah menggunakan smartphone/gadget, 90% orang tua mengatakan anaknya sudah terpapar dengan layar gadget sejak usia 2 tahun. "Anak usia sekolah menghabiskan 6 jam setiap harinya dengan gadget, dan 67% remaja sudah mempunyai smartphone dan 53% anak usia sekolah sudah memiliki gadgetnya sendiri" sambungnya.

Sementara itu Yusron salah satu siswi kelas XII IPA A di MA Model Zainul Hasan mengaku sangat senang bisa ikut pemeriksaan mata gratis ini. Yusron mengaku agak pusing ketika membaca sehingga ikut mendaftar dalam kegiatan itu.

Ia juga berpesan kepada teman-temannya agar selalu menjaga kesehatan mata karena mata adalah organ yang sangat berharga. Oleh karena itu, kesehatan mata juga harus mendapatkan perhatian yang lebih pula. tuturnya kepada para sahabatnya.

 

#Penulis: Ustad Rofiq

#Editor: Tim Web Madrasah

KOMENTAR