MENU

Partisipasi MA Model Dalam Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72

Partisipasi MA Model Dalam Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72

GENGGONG - Waktu menunjukkan pukul 8.02 ketika seluruh peserta upacara bendera memperingati hari kemerdakaan Republik Indonesia telah berkumpul di halaman P5 untuk melaksanakan gladi bersih. Satu persatu rentetan acara disimulasikan agar menghidari kesalahan pada prosesi upacara kemerdekaan berlangsung. Para santri berbaris rapi menghadap ke timur ditandai dengan nama madrasah masing-masing sedangkan jajaran ashabul bait berserta asatidz berbaris menghadap ke arah barat.

Peringatan hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2017 ini dihadiri oleh Gus Hassan Ahsan Malik sebagai Kepala Madrasah MA Zainul Hasan, Gus Muhammad Baiduri Faishol Kepala Sekolah SMA Zainul Hasan,Gus Ahsan Qomarus Zaman sebagai Kepala Madrasah Wustho, Gus Muhammad Hasan Naufal sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah, Gus Ahmad Syamsul Iskandar,Kepala Biro Pendidikan Dr. Abdul Aziz Wahhab, M.Ag. beserta kepala sekolah dan rektor lembaga pendidikan Zainul Hasan dan jajaran dewan asatidznya.

Upacara Pengibaran Merah Putih kali ini dimulai tepat pukul 09.03 WIB dan disiarkan secara langsung (live streaming) di stasiun televisi Lokal TV9. Farhan Amrullah sebagai pemimpin upacara dan santri MA Model Zainul Hasan menerima penghormatan setelah pemimpin pasukan menyiapkan pasukannya masing-masing. Dilanjutkan dengan penghormatan kepada Pembina Upacara Gus Hassan Ahsan Malik (Gus Alex) oleh pemimpin upacara. Tak lama kemudian disusul dengan pembacaan teks proklamasi oleh Gus Muhammad Hasan Naufal (Gus Boy) yang diikuti dengan khidmat oleh peserta upacara. Pembacaan doa dibawakan oleh Gus Ahsan Qomarus Zaman (Gus Aka) yang diamini oleh seluruh santri.

Pengibaran benderapun dimulai dengan hening dan penuh khidmat, ketika petugas pengibar bendera memasuki lapangan upacara. Pembina upacara memberikan sang saka merah putih dan seketika itu seluruh pendangan tertuju padanya. Detik-detik pengibaran bendera berlangsung sangat mendebarkan dengan diiringi lagu Indonesia raya, bangsa Indonesia melakukan hormat dipandu oleh pemimpin upacara. Muhammad Ego santri MA Model sebagai salah satu petugas pengibar bendera melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa kesalahan. Sang Saka Merah Putih berkibar dihembus angin perlahan-lahan naik ke puncak tiang bendera menandakan kemerdekaan Indonesia.

Prosesi upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada “Veteran” Pesantren Zainul Hasan. Pahlawan tanpa tanda jaya yang telah melayani putera-puteri bangsa selama 25-42 tahun lamanya. Penganugrahan diberikan atas jasa beliau telah mendidik santri Kiai Hasan Sepuh di Pesantren Zainul Hasan. Beberapa veteran tersebut adalah Drs. H. A. Izzuddin, M. Pd, Ummi Kultsum, S.Pd, Gus Muhammad Baiduri Faishol dan para veteran lainnya. Penyematan tanda penghormatan dilakukan oleh Gus Hassan Ahsan Malik satu-persatu sambil bersalaman seabgai tanda hormat diikuti oleh Gus Muhammad Hasan Naufal, Gus Ahsan Qomarus Zaman dan Gus Ahmad Syamsul Iskandar. Para pahlawan satu-persatu dipanggil oleh Ust. Ahmad Taufiq, S.Ag.

Acara ditutup dengan penampilan gerak jalan dari lembaga pendidikan dalam naungan Pesantren Zainul Hasan dan pesan dari pembawa acara. “Jadikan hari ini lebih baik daripada hari sebelumnya” tuturnya sebelum menutup upacara bendera di lapangan P5 Genggong.

 

KOMENTAR