MENU

Memperingati Kemerdekaan, MA Model Partisipasi Lomba Gerak Jalan

Memperingati Kemerdekaan, MA Model Partisipasi Lomba Gerak Jalan

PAJARAKAN - dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun, senin (15/8) MA Model Hafshwaty Genggong berpartisipasi pada acara gerak jalan antar pelajar dan umum, yang di adakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Pajarakan. Kegiatan yang di laksanakan di jalan Raya Pajarakan Condong desa Selogudig hingga Pajarakan itu memantik antusias masyarakat di sepanjang jalan tersebut. Sepanjang jalan yang melintasi Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong itu, masyarakat terlihat berjubel menyaksikan aksi peserta gerak jalan yang di lepas dari desa selogudig wetan hingga PG. Pajarakan tersebut. Kegiatan lomba gerak jalan kali ini, di ikuti kurang lebih 150 pleton peserta, dari tingkat SD, SMP hingga masyarakat umum. Lomba gerak jalan dengan jarak tempuh kurang lebih 5 KM ini, MA Model Hafshawaty mengeluarkan dua pleton sebagai peserta lomba, masing-masing pleton terdiri atas 12 Santri. Pleton satu, di komandoi oleh Farhan Anshorullah, santri kelas XII.Ipa.A, dengan nomor urut 64. Farhan memimpin rekan-rekannya memakai pakaian putih abu-abu di kombinasi dengan kaos tangan putih. Sedangkan pleton dua, dengan nomor dada 72, di komandani oleh Mohammad Ego, kelas XII.Ips.B, dengan memakai seragam khas MA Model yang di padu dengan kaos tangan putih juga. "Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti lomba (gerak jalan) tahun ini" ucap ustad Hubbul Waton pembina sekaligus pelatih Gelak jalan MA Model. Ustad yang juga hobby jogging ini, mengaku bangga dengan kedisiplinan santri saat berlatih hingga perlomban berlangsung. Menurutnya, santri MA Model mampu menjalankan instruksi yang dia berikan sesuai harapannya, sehingga, baik fisik, mental maupun variasi gerakan di lalui dengan baik. "Alhamdulillah, anak-anak Bagus (dalam manejalankan instruksi), dan (fisik dan mentalnya) kuat". Bagitu juga di sampaikan Ustad Rizki, pandamping kedua, dia menyatakan bahwa konsistensi dan kedisiplinan anak-anak menjadi kunci sukses keikutsertaan lomba kali ini. Sehingga waktu tempuh perjalanan dari Desa Selogudiq hingga Pajarakan sesuai harapan, yaitu 1 jam 35 menit. "(Ritme) Jalannya anak-anak Bagus. langkah tegap, hormat dan variasinya jalan semua, tapi (dari start sampai finish) timingnya pas" ucapnya. Sebelum berangkat ke lapangan Desa Selogudig, peserta terlebih dahulu berdoa di halaman madrasah dan di lepas oleh Kepala Madrasah Ning Hj. Hasanatud Daroini, S.Pd.I yang di dampingi oleh Waka Humas Ustad Taufiq Hidayatullah, S.H. setelah itu santri diarahkan menuju mobil pengantar peserta. Di sela-sela santri menaiki mobil, Ustad Taufik berpesan agar selalu menjaga nama baik Madrasah. "Yang sopan ya, jangan urakan apalagi senggol-sengolan (dengan peserta lain) " pesannya. Selama perjalanan peserta dari lapangan Desa Selogudig hingga Pajarakan, Ustad ganteng ini dengan sabar dan Setia mendangi santri asuhnya. Sesekali berpesan agar tatap konsentrasi dan tidak emosi bila di dahului peserta lain. "Konsentrasi, pandangan kedepan" pesannya. Lomba tahun ini, delegasi MA Model Hafshawaty Genggong memiliki dua variasi. Variasi Mata Elang dan variasi 34. Dari start hingga finish, variasi Elang dilakuan sebanyak 20 kali dan variasi 34 dilakukan sebanyak 24 kali. Berangkat jam 15.10 Wib, santri Model finish jam 16.45 Wib. Di lepas oleh panitia Kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun Cabang Dinas Pendidikan Pajarakan, dan d sambut oleh jajaran Muspika Kecamatan Pajarakan. (tm-tok).

KOMENTAR